Senin, 21 Mei 2012


Membuat passport ternyata mudah dan menyenangkan :) setelah googling beberapa lama akhirnya saya memberanikan diri untuk membuat passport tanpa bantuan travel agen atau calo, saya scan terlebih dahulu KTP, Kartu Keluarga dan Ijazah asli, dalam bentuk format jpeg.
setelah itu saya maksud web imigrasi Online, saya ikuti petunjuk pengisiannya, dan mulai mengisi formulir di web tersebut, setelah itu hasil scan saya upload, dan terakhir memilih Kantor Imigrasi tempat kota saya tinggal, Saya pilih KANIM Jambi, dan tanggalnya hanya 1 hari berselang (besoknya :) cepet banget). Step One Done…. he he he
Step 2, saya ke KANIM setempat besok harinya dengan memakai pakaian rapi (kemeja) dengan mempersiapkan KTP Asli, KK Asli, dan Ijazah asli beserta fotokopinya serta Asli surat rekomendasi perusahaan karena saya karyawan swasta.
Sampai disana, saya ambil formulir pendaftaran dan pernyataan yg harus ditandatangani oleh pasangan diatas materai (kalo sudah kawin), formulirnya gratis, namun kita diharuskan beli map warna kuning beserta blangko cover untuk passport Rp. 10.000 di tempat fotokopi an dlm area KANIM tersebut. Terpaksa pulang ke rumah dulu untuk TTD istri, untung di Jambi gak macet :) pulang pergi hanya 25 menit saja.
Menyerahkan semua berkas, dan dapat nomor resi, sebagai tanda terima berkas, dan diminta untuk datang kembali 2 hari lagi untuk wawancara, ttd, ambil sidik jari dan ambil foto serta pembayaran. Step Two Done
2 hari kemudian saya datang kembali ke KANIM tersebut, menyerahkan resi sebelumnya, kemudian diberikan map kita untuk dilakukan penyetoran dikasir, bayar Rp. 255.000,- untuk passport perorangan 48 halaman. Banyak yang antri, namun petugasnya cukup cepat dan sigap, hanya berselang 30 menit saya sudah dipanggil untuk ambil foto dan sidik jari, kemudian wawancara, saya jawabnya untuk berwisata keluar negeri, konfirmasi data terakhir, tanda tangan. Beres, silahkan ambil passportnya 4 hari kerja kemudian, saat nulis ini baru lewat 1 hari kerja he he he, mudah-mudahan tidak ada halangan.
sekian dulu, ntar kalo passportnya udah di tangan, diceritakan lagi.
itu cerita bulan september 2011 yang lalu, dan passportnya sekarang sudah ada, dan sudah dipakai buat ke moscow bareng istri tercinta di april 2012 lalu, ntar diceritakan perjalanannya.